Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehamilan. Tampilkan semua postingan

23 September 2011

Trimester : 1 Minggu : 3

Tanda Awal Kehamilan

Ibu masih belum tahu aku ada, aku masih terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Umurku 1 minggu saat ini. Masih 37 minggu lagi!



Setelah ejakulasi, sel sperma yang mencapai saluran kelamin wanita harus melalui masa penyesuaian terlebih dahulu selama 7 jam yang berlangsung di dalam vagina Membutuhkan waktu sekitar 10 jam bagi sperma untuk mencapai saluran tuba namun hanya butuh 20 menit untuk sel sperma membuahi sel telur. Pembuahan berlangsung selama 12 - 24 jam, dimulai ketika sel sperma memasuki sel telur dan berakhir dengan terbentuknya zigot (sel yang berkembang).

Hasil utama dari pembuahan adalah kombinasi kromosom (materi genetik) dari kedua orangtua, penentuan jenis kelamin, dan dimulainya pembelahan. Pronukleus sel sperma akan bergabung dengan pronukleus sel telur untuk mengkombinasikan materi genetik. Apabila sperma membawa kromosom Y, maka bayi Ibu laki-laki, sedangkan apabila sperma membawa kromosom X, maka bayi Ibu perempuan. Dalam beberapa jam setelah sel telur dibuahi, dimulailah pembelahan zigot.

Sel akan membelah menjadi 2 sel, dan terus membelah, membelah, dan membelah lagi setiap 12 jam. Dalam waktu 30 jam sel akan membelah menjadi 2, dalam waktu 3 hari sel akan membelah menjadi 16 (morula). Dalam stadium morula, sel akan diarahkan perlahan-lahan berjalan dari saluran tuba menuju rahim. Di dalam rongga rahim sel akan berkembang menjadi ratusan sel dan dikelilingi oleh rongga berisi cairan yang disebut dengan blastokista. Blastokista akan mencari tempat untuk nidasi atau implantasi (melekat) ke dinding rahim (terkadang terjadi perdarahan di saat nidasi-salah satu tanda kehamilan). Dalam waktu 9 hari blastokista akan berimplantasi pada dinding depan atau dinding belakang rahim, dekat pada fundus rahim (bagian paling atas dari rahim).



Tubuh Ibu akan mengeluarkan protein imunosupresan yang mencegah tubuh bereaksi karena melihat janin sebagai benda asing. Jika implantasi atau perlekatan ini terjadi barulah dapat disebut kehamilan. Selamat Ibu! Saat ini Ibu sedang hamil 3 minggu! (meskipun janin Ibu baru berusia 1 minggu).



Ibu:

Minggu ini Ibu akan sering merasa lelah dan payudara mulai terasa tegang dan sakit. Kedua hal tersebut merupakan pertanda awal kehamilan. Ibu juga dapat mengalami ketidakseimbangan mood atau disebut ‘bad mood’ yang dikarenakan perubahan hormonal pada Ibu hamil. Selain itu, mual atau morning sickness juga dapat terjadi. Konsumsi nutrisi yang adekuat sangat dibutuhkan pada fase ini, seperti asam folat, protein, kalsium, dan besi, sangat penting bagi pertumbuhan embrio. Protein digunakan untuk membuat jaringan baru, kalsium (1200 mg/hari) berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi, dan zat besi (30 mg/hari) merupakan mineral dasar untuk meningkatkan volume darah embrio. Kalsium dapat bersumber dari produk susu, sedangkan zat besi banyak terdapat di daging merah, telur, dan sayuran hijau.


Tips : Tanda Positif Kehamilan

Tanda pertama yang menandakan kehamilan adalah telatnya periode menstruasi Ibu. Selain itu Ibu juga dapat merasakan gejala lainnya seperti sering berkemih, pembesaran dan nyeri pada payudara, mual, perasaan lelah, daerah areola (sekitar puting) menjadi semakin hitam, peningkatan temperatur tubuh, dan flek perdarahan tanda implantasi (perlekatan embrio ke rahim). Tes kehamilan yang positif membantu mendiagnosis kehamilan.

06 Agustus 2009

Tips Posisi Hubungan Seksual Saat Hamil

Pada masa kehamilan trimester pertama, pasangan suazi istri masih punya
banyak pilihan posisi bercinta. Namun, setelah beberapa bulan kemudian
pilihan posisi itu semakin terbatas.
Berikut panduan gaya bercinta yang bisa Anda dan pasangan lakukan :

1. Posisi Misionaris
Perempuan di bawah dan pria di atas. Jika dilakukan saat istri tengan
hamil tentu menjadi tidak nikmat, bahkan bisa menyakitkan bagi istri
Anda, bahkan juga untuk Anda sendiri. Itu sebabnya, posisi berhubungan
seksual yang bisa dilakukan selama istri hamil adalah variasi dengan
posisi menyamping, perut istri Anda terbebas dari tindihan.

2. Perempuan di Atas, Pria di Bawah
Dengan posisi ini, Anda (terutama istri Anda), bisa mencegah penekanan
terlalu banyak pada bagian perut dan payudara istri Anda, yang memang
membahayakan kehamilannya. Posisi ini memungkinkan perempuan untuk
memegang lebih banyak kendali atas gerakan. Istri dapat membuatnya
lambat atau capat, sambil mengontrol kedalaman penetrasi.

3. Posisi Sendok
Posisi ini dilakukan dengan tubuh berbaring menyamping. Anda berada di
belakang istri Anda, sehingga penetrasi dapat dilakukan dari belakang
(tetapi bukan hubungan seksual anal. Hanya penetrasinya lewat arah
belakang). Posisi ini juga sesuai dilakukan pada saat perut istri sudah
besar, atau sat istri tidak dapat berperan aktif lagi selama bercinta
(seperti pada posisi perempuan di atas).

4. Posisi Sendok Berhadapan
Posisi menyamping berhadapan dengan pasangan. Tarik satu kaki untuk
memberi ruang pada pasangan untuk melakukan penetrasi. Posisi ini lebih
cocok dilakukan pada triwulan pertama, ketika perut istri belum terlalu
besar.

5. Posisi Duduk
Perempuan duduk di pangkuan pasangan, ketika hamil belum terlalu besar,
posisi berhadapan dapat dilakukan. Tapi ketika perut semakin membesar,
posisi tidak berhadapan dapat dipilih. Posisi ini dapat menjadi pilihan
pada masa kehamilan akhir trimester ke-2 atau pada awal trimester ke-3.
Posisi ini cukup nyaman, baik untuk istri maupun Anda sendiri,
sekalipun tidak memberikan kesempatan bagi Anda berdua untuk banyak
melakukan gerakan aktif saat pemanasan (foreplay). Sayangnya, posisi
duduk ini hanya nyaman dilakukan bagi berat tubuh istri tergolong
normal. Sebab, pada posisi ini Anda harus menopang berat tubuh istri
pada pangkuan Anda.

6. Doggie Style
Agar perut tidak mendapat tekanan, istri bisa bersangga pada lutut dan
tangannya, seperti hendak merangkak. Hanya saja, jika perut istri
sudah sangat besar, bisa saja perut tetap menyentuh alas. Posisi ini
juga tidak bisa dilakukan dalam tempo lama, karena cukup melatihkan
bagi istri, walau ia tidak melakukan gerakan aktif. Keuntungannya,
pembuluh darah di punggung tidak tertekan oleh berat perut.

7. Seks Non-Penetratif
Di luar alternatif-alternatif posisi tersebut, Anda bisa juga melakukan
seks non-penetratif. Artinya, alat kelamin suami tidak perlu memasuki
vagina istri. Suami istri bisa saling memberikan seks oral atau
melakukan masturbasi.
Apapun posisi seksual yang anda pilih, nikmatillah aktivitas seksual itu bersama-sama dengan tetap memperhatikan kondisii kehamilan pasangan anda.
Asalkan kehamilan istri Anda dinyatakan tidak memiliki risiko apapun,
Anda berdua bisa melakukan hubungan seksual kapan pun Anda berdua
menginginkannya, bahkan sampai menjelang persalinan sekalipun. Dengan
tetap menikmati aktivitas yang satu ini bersama suami, Anda berdua bisa
saling berbagi rasa takut maupun kekhawatiran, serta stres yang mungkin
muncul selama masa kehamilan. Sehingga depresi pada saat kehamilan dan juga setelah proses persalinan dapat dihindari.

Namun jika kehamilan istri Anda berisiko, seperti misalnya letak
plasenta tidak pada posisi yang seharusnya (plasenta previa), maka
lebih baik berkonsultasi dulu dengan dokter spesialis kandungan jika
Anda berdua tetap ingin bisa berhubungan seksual. Begitu juga apabila
istri mengalami perdarahan ringan, seperti keluarnya flek-flek pada
kehamilan trimester pertama, tunda dulu keinginan itu. Disamping itu juga, jika salah satu dari pasangan memiliki penyakit pada alat kelamin, hubungan seksual bisa ditunda dulu. Dan segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan yang ahli dalam bidang ini.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

05 Juli 2009

KETIDAKNYAMANAN YANG UMUM PADA MASA KEHAMILAN

Chloasma/perubahan warna areola (Trimester 2)

Dasar anatomis dan fisiologis :

Kecederungan genetis peningkatan kadar estrogen dan mungkin progesterone (8 progesteron : perangsang melanogenik)

Cara meringankan/ mencegah :

· Hindari sinar berlebihan selama masa kehamilan

· Gunakan bahan pelindung non-elergis

Pengobatan secara farmakologis/pengobatan untuk menghindari :

Hindari penggunaan hydroquinones - sedikit keberhasilan tetapi banyak efek sampingnya.

Diarrhea (Trimester 1,2,3)

Dasar anatomis dan fisiologis :

· Menghindari hormone mungkin dari makanan.

· Efek samping dari infeksi virus

Cara meringankan/ mencegah :

· Cairan pengganti - redihadrasi oral.

· Hindari makanan berserat tinggi - sereal kasar, buah-buahan, sayur-sayuran, laktosa yang mengandung makanan.

· Makan sedikit tapi sering untuk memastikan kecukupan gizi.

Pengobatan secara farmakologis/pengobatan untuk menghindari :

· Secara umum, hindari intervensi obat-obatan.

· Hindari opiate, bismuth, subsalicylate, kaopectate.

· Absorben tidak terbukti efektif.

Tanda-Tanda Bahaya :

· Dehidrasi

· Demam, darah dalam tinja malaise umum (bakteri atau parasit).

Edema Dependen(Trimester 2,3)

Dasar anatomis dan fisiologis :

· Peningkatan kadar sodium dikarenakan pengaruh hormonal.

· Kongesti sirkulasi pada extremitas bawah.

· Peningkatan permeabilitas kapiler.

· Tekanan dari pembesaran uterus pada pelvic ketika duduk atau pada vena cava inferior ketika berbaring.

Cara meringankan/ mencegah :

· Hindari posisi berbaring terlentang

· Hindari posisi berdiri untuk waktu yang lama istirahat dengan bernaring miring ke kiri, dengan kaki agak ditinggikan.

· Tinggikan kaki jika dapat.

· Jika perlu sering melatih kaki untuk ditekuk ketika duduk atau berdiri.

· Angkat kaki katika duduk atau istirahat.

· Hindari kaos kaki yang ketat atau tali/pita yang ketat pada kaki.

· Lakukan senam (latihan) secara teratur.

Pengobatan secara farmakologis/pengobatan untuk menghindari :

· Gunakan kaos kaki penyangga (bila ada)

Tanda-Tanda Bahaya :

· Jika muncul pada muka dan extremitas (kemungkinan pre-eklamsi).

· Jika piting dan muncul bahkan selama semalaman berbaring pada posisi miring kekiri kaki kiri ditinggikan.

· Jika disertai dengan gejala anemia atau disertai dengan proteinurine dan hypertensi.

· Tanda-tanda varises dan komplikasi tromboembolic.

Sering Buang Air Kecil (Nokturia) (Trimester 2,3)

Dasar anatomis dan fisiologis :

· Tekanan uterus pada kandung kemih.

· Nokturia akibat ekskresi sodium yang meningkat bersamaan terjadinya dengan pengeluaran air.

· Air dan sodium tertahan didalam tungkai bawah selama siang hari karena stasis vena, pada malam hari terdapat aliran balik vena meningkat dengan akibat peningkatan dalam jumlah output air seni.

Cara meringankan/ mencegah :

· Penjelasan mengenai sebab terjadinya.

· Kosongkan saat terasa dorongan untuk kencing.

· Perbanyak minum pada siang hari.

· Jangan kurangi minum pada malam hari untuk mengurangi nokturia keculai nokturia mengganggu tidur dan menyebabkan keletihan.

· Batasi minum bahan diuretics alamiah (: kopi, the, cola dengan caffeine)

· Jelaskan tanda-tanda ISK (Infeksi Saluran Kemih), posisi berbaring miring kekiri dengan kaki ditinggikan pada malam hari untuk meningkatkan dieresis.

Pengobatan secara farmakologis/pengobatan untuk menghindari :

Tidak memerlukan pengobatan farmakologis.

Tanda-Tanda Bahaya :

· Wanita hamil menghad gapi resiko yang lebih besar untuk terjadinya infeksi saluran kemih (ISK) dan pyelonephiritis karena ginjal dan kantung kemih mengalami perubahan.

· Dysuria

· Oligouria

· Asysmptomatic, bakteriuria biasa terjadi pada kehamilan

Gusi Berdarah ( paling parah pada trimester 2)

Dasar anatomis dan fisiologis :

· Estrogen meningkatkan aliran darah kerongga mulut dan mempercepat laju pergantian sel-sel pelapis epithel gusi.

· Vaskularisasi gusi menjadi sangat tinggi, dengan penyebaran pembuluh darah halus.

· Jaringan penghubung menjadi hipertensi dan edematous.

· Ketebalan permukaan epitel berkurang yang menybabkan jaringan gusi menjadi rapuh.

Cara meringankan/ mencegah :

· Berkumur air hangat, air asin.

· Memeriksakan gigi secara teratur.

· Jaga kebersihan gigi menggosok gigi dan flossing.

Tanda-Tanda Bahaya :

· Ulserasi

· Timbulnya granuloma gravidarum

· Jika perdarahan berlebihan

· Jika dikuti oleh tanda-tanda / gejala kekurangan gizi atau pre-eclamsia.

19 Maret 2009

MINGGU YANG KE TIGA, APA YANG TERJADI ?

Minggu 3 : Ibu masih belum tahu aku ada, aku masih terlalu kecil untuk dilihat tanpa mikroskop. Umurku 1 minggu saat ini. Masih 37 minggu lagi!


selama minggu ke-3 setelah konsepsi, piringan embrionik bergulung membentuk silinder, sambil berkembang menjadi kepala dan ekor. pada hari ke-22 jantungku sudah mulai terbentuk, tapi masih sangat sederhana, berbentuk saluran yang melingkar dan mulai berdetak. dengan demikian sel-sel darah sederhana mulai beredar keseluruh tubuhku sambil membentuk pembuluh darah. sistem sarafku juga sudah mulai terlihat saat selembar sel dari bagian punggung embrio menggulung ketengah pada hari ke-28, membentuk sebuah pembuluh saraf yang nantinya berkembang menjadi saraf tulang belakang. selain itu aku juga mempunyai cadangan makanan untuk menopang hidupku, yaitu berupa kantung kuning primer (yolk salk) yang berhubungan dengan saluran pencernaanku yang sedang mulai berkembang melalui sebuah saluran (vitelline duct) yang brtugas menyalurkan bahan makanan, dan menjadi saluran pembuangan dari dan ke tubuhku, sampai plasenta siap untuk menjaga dan memenuhi kebutuhanku.


Setelah ejakulasi, sel sperma yang mencapai saluran kelamin wanita harus melalui masa penyesuaian terlebih dahulu selama 7 jam yang berlangsung di dalam vagina Membutuhkan waktu sekitar 10 jam bagi sperma untuk mencapai saluran tuba namun hanya butuh 20 menit untuk sel sperma membuahi sel telur. Pembuahan berlangsung selama 12 - 24 jam, dimulai ketika sel sperma memasuki sel telur dan berakhir dengan terbentuknya zigot (sel yang berkembang).

Hasil utama dari pembuahan adalah kombinasi kromosom (materi genetik) dari kedua orangtua, penentuan jenis kelamin, dan dimulainya pembelahan. Pronukleus sel sperma akan bergabung dengan pronukleus sel telur untuk mengkombinasikan materi genetik. Apabila sperma membawa kromosom Y, maka bayi Ibu laki-laki, sedangkan apabila sperma membawa kromosom X, maka bayi Ibu perempuan. Dalam beberapa jam setelah sel telur dibuahi, dimulailah pembelahan zigot.

Sel akan membelah menjadi 2 sel, dan terus membelah, membelah, dan membelah lagi setiap 12 jam. Dalam waktu 30 jam sel akan membelah menjadi 2, dalam waktu 3 hari sel akan membelah menjadi 16 (morula). Dalam stadium morula, sel akan diarahkan perlahan-lahan berjalan dari saluran tuba menuju rahim. Di dalam rongga rahim sel akan berkembang menjadi ratusan sel dan dikelilingi oleh rongga berisi cairan yang disebut dengan blastokista. Blastokista akan mencari tempat untuk nidasi atau implantasi (melekat) ke dinding rahim (terkadang terjadi perdarahan di saat nidasi-salah satu tanda kehamilan). Dalam waktu 9 hari blastokista akan berimplantasi pada dinding depan atau dinding belakang rahim, dekat pada fundus rahim (bagian paling atas dari rahim). Tubuh Ibu akan mengeluarkan protein imunosupresan yang mencegah tubuh bereaksi karena melihat janin sebagai benda asing. Jika implantasi atau perlekatan ini terjadi barulah dapat disebut kehamilan. Selamat Ibu! Saat ini Ibu sedang hamil 3 minggu! (meskipun janin Ibu baru berusia 1 minggu).

Ibu :

Minggu ini Ibu akan sering merasa lelah dan payudara mulai terasa tegang dan sakit. Kedua hal tersebut merupakan pertanda awal kehamilan. Ibu juga dapat mengalami ketidakseimbangan mood atau disebut ‘bad mood’ yang dikarenakan perubahan hormonal pada Ibu hamil. Selain itu, mual atau morning sickness juga dapat terjadi. Konsumsi nutrisi yang adekuat sangat dibutuhkan pada fase ini, seperti asam folat, protein, kalsium, dan besi, sangat penting bagi pertumbuhan embrio. Protein digunakan untuk membuat jaringan baru, kalsium (1200 mg/hari) berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi, dan zat besi (30 mg/hari) merupakan mineral dasar untuk meningkatkan volume darah embrio. Kalsium dapat bersumber dari produk susu, sedangkan zat besi banyak terdapat di daging merah, telur, dan sayuran hijau.

sumber : admin klik dokter, watch me grow : 2004

14 Maret 2009

SELANJUTNYA PADA MINGGU KE-2

Bersiap-siap ovulasi

Keajaiban awal mula kehidupan diawali dengan bertemunya sel sperma dan sel telur di saluran tuba. Hanya 1 sperma yang mampu memasuki sel telur dan membuahinya.

Apabila siklus menstruasi Ibu adalah 28 hari, maka Ibu akan berada di masa subur pada akhir minggu ini. Hal ini dikarenakan ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) terjadi pada pertengahan siklus menstruasi (12-14 hari). Jadi mingu ini adalah saat paling tepat untuk terjadinya pembuahan. Minggu ke-2 adalah berakhirnya masa haid dan masuk ke masa proliferasi (lapisan endometrium rahim mengadakan proliferasi atau pertumbuhan rahim untuk mempersiapkan kehamilan). Hormon estrogen mulai meningkat dan menyebabkan lapisan endometrium tumbuh atau berproliferasi. Hormon FSH yang dihasilkan oleh tubuh akan berfungsi untuk membantu mengembangkan 1 atau beberapa folikel menjadi sel telur yang matang. Sel telur matang akan berjalan dari indung telur ke saluran tuba dan menunggu untuk dibuahi.

Akhir minggu ini, adalah waktu Ibu berovulasi. Apabila ibu berhubungan seksual tanpa pelindung, maka setelah pasangan Ibu ejakulasi, 200 - 300 juta sperma berenang di dalam vagina, jutaan sperma yang mampu mencapai rongga rahim dan tuba, hanya sekitar 300 – 500 sel sperma yang mampu mencapai ampula tuba (dimana sel telur menanti dibuahi), dan hanya 1 sel sperma yang mampu memenangkan persaingan dari jutaan sel sperma lainnya pada akhir perjalanan.

Kesehatan Ibu yang baik merupakan salah satu faktor yang penting dalam kehamilan. Nutrisi adekuat, olahraga, dan istirahat yang cukup akan mempengaruhi kesehatan Ibu. Jika berat badan Ibu berada di dalam batas normal sebelum kehamilan, Ibu memerlukan asupan kalori sebesar 2200 kalori setiap harinya pada 13 minggu pertama (trimester pertama). Selama trimester kedua dan ketiga, Ibu memerlukan tambahan 300 kalori perhari. Kalori tambahan dapat memberikan energi yang dibutuhkan tubuh untuk Ibu maupun janin.

by. http://klikdokter.com

04 Maret 2009

APA YANG TERJADI PADA MINGGU PERTAMA KEHAMILAN ANDA ?

Pada kehamilan trimester pertama minggu pertama merupakan proses awal dari kehamilan. Pada minggu inilah proses terjadinya kehamilan ditentukan. Tubuh Ibu akan banyak berubah dalam 3 bulan pertama kehamilan. Janin berkembang di dalam rahim Ibu, perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood, keram kaki, sering berkemih, dan konstipasi dapat terjadi di awal kehamilan. Ibu tidak usah khawatir karena semua kejadian ini normal dialami dalam kehamilan. Seiring dengan bertambahnya waktu, semakin besarnya kehamilan, maka keluhan ini perlahan-lahan akan menghilang. Makanlah asupan nutrisi yang bergizi karena trimester pertama adalah masa paling penting di dalam pertumbuhan organ janin (organogenesis). Setiap kehamilan berbeda, dan kehamilan Ibu akan memiliki keunikan tersendiri.



Minggu 1 : Jaga Kondisi Tubuh Ibu

Umur janin dihitung berdasarkan hari pertama menstruasi terakhir. Hal ini dilakukan karena sulit untuk menentukan secara pasti kapan Ibu mengalami ovulasi (matang dan keluarnya sel telur dari indung telur), dan kapan sel sperma membuahi sel telur tersebut. Jadi karena perhitungan kehamilan dimulai pada minggu terakhir ketika Ibu menstruasi, berarti umur dari janin yang dikandung Ibu adalah usia kehamilan dikurangi 2 minggu.

Minggu pertama adalah minggu periode menstruasi terakhir, meskipun pembuahan belum terjadi, Ibu sekarang sudah mulai menghitung hari. Minggu ini rahim Ibu akan meluruh dan periode menstruasi sedang terjadi. Perlahan-lahan hormon FSH (Follicle Stimulating Hormone) mulai diproduksi untuk membantu pematangan sel telur. Pembuahan (pertemuan sel sperma dan sel telur) baru terjadi 12-14 hari lagi dimana setelah terjadi pembuahan maka pada saat itu embrio baru tumbuh.

Saat ini merupakan momentum paling tepat untuk menghentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol. Tiga hal yang disebutkan di atas dapat mempengaruhi perkembangan embrio dan menyebabkan kecacatan. Sebaiknya hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas. Namun untuk obat rutin yang diminum (obat untuk tekanan darah tinggi, obat diabetes) sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum menghentikannya.

Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio. Sumber asam folat dapat berasal dari Hati, telur, brokoli, kacang, jeruk, padi-padian, buncis. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kandungan apabila Ibu akan mengkonsumsi suplemen asam folat.


Tips hubungan seksual selama trimester I minggu ke 1 :


Posisi misionaris (pria di atas) merupakan posisi yang direkomendasikan apabila pasangan ingin memiliki anak. Dalam posisi tersebut, penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) dapat terjadi lebih dalam sehingga semen yang mengandung sel sperma dapat lebih dekat ke serviks (leher rahim) maupun uterus (rahim). Posisikanlah pinggul Ibu lebih tinggi setelah selesai berhubungan seksual agar memudahkan sel sperma berenang ke arah yang tepat.

Semoga proses kehamilan anda sukses....

25 September 2008

Mengetahui Perkembangan Janin Pada Trimester Ketiga

Bagaimana perkembangan janin pada trimester ketiga di dalam kandungan?

Minggu ke-26 dan 27
Paru-paru belum sepenuhnya matang. Koneksi di batang otaknya terutama di bagian input sensori mulai terbentuk. Tulang-tulangnya sudah terbentuk utuh walaupun masih lunak dan empuk. Nutrisi tubuh seperti zat besi, kalsium, dan fosfor sudah tersedia cukup banyak. Janin sudah dapat mengeluarkan urin (buang air kecil) sekitar setengah liter setiap hari.

Minggu ke-28 dan 29
Bentuk kepala janin di minggu ini tampak lebih proporsional dibadingkan tubuhnya. Pertumbuhan kukunya sudah mencapai ujung jari-jarinya. Bulu halus menghilang kecuali di bagian lengan atas dan pundak. Proses penimbunan lemak sudah berlangsung cepat. Selaput mata membesar dan mulai merespon perubahan cahaya dalam rahim. Bakal payudara dan kedua jenis kelamin sudah muncul. Janin terbungkus lemak ”keju” (vernix) lengket untuk menghindarkan tubuh basah kuyup oleh cairan ketuban. Paru-parunya berkembang hampir matang. Panjang tubuh mencapai 35 hingga 37 cm, dengan bobot sekitar 900 gram.

Minggu ke-32 dan 33
Proporsi tubuh kini mendekati sempurna. Sekitar 90% janin sudah berada di posisi bawah atau jalan lahir. Gerakan-gerakannya sudah mulai terasa. Memasuki minggu ke-33, semua sistem organ tubuhnya masuk ke dalam tahap penyempurnaan. Rambut di kepala tampaknya lebih besar dan lebih tebal. Panjang tubuh mencapai 40, 5 cm, dengan berat badannya sekitar 1, 6 kg.

Minggu ke-35 hingga ke-38
Janin sudah masuk pada tahap siap untuk dilahirkan dan berkembang di luar rahim. Selama empat minggu ke depan, bobot tubuhnya akan bertambah sekitar 28 gram per hari. Posisi janin meringkuk, kedua tangan bersilang di dada, juga kedua kakinya. Rambut kepalanya sudah sepanjang 2, 5 cm. Untuk janin laki-laki, testis sudah turun ke bawah. Panjang tubuh mencapai 45 hingga 53 cm, dengan berat badan sekitar 2, 5 kg lebih.

Minggu ke-40
”Lemak keju” vernix sudah hilang, namun tersisa di bagian leher, ketiak, dan selangkangan. Jari-jari kukunya tambah panjang. Janin sudah dapat membuka matanya dan mengedipkan kedua matanya ketika bangun dari tidur atau melihat cahaya di rahim. Panjang tubuhnya mencapai 51 cm, dengan berat tubuhnya sekitar 3, 5 kg.

Ukuran panjang tubuh dan berat janin tidak selalu berada dalam kisaran seperti yang telah disebutkan di atas. Namun angka-angka tersebut adalah angka-angka yang ideal. Ukuran panjang dan bobot tubuh sangat ditentukan oleh faktor genetik (bawaan dari orang tuanya), asupan nutrisi, maupun pola hidup ibu selama masa hamil.